Beranda > Uncategorized > Republik Ipa2 Berbagi Cerita

Republik Ipa2 Berbagi Cerita


Sepertinya aneh di telinga kita tapi itulah nama kebanggaan kami “Laskar ipa2” yang dalam arti lain ialah tentara ipa 2.
Team ini dibentuk sejak tahun ajaran baru dimana kami semua naik kelas XI IPA2. tapi ketahuilah teman nama laskar ipa2 tidak serta merta terbentuk begitu saja. Butuh proses panjang sampai terciptalah nama itu.

Dari awal mula kita duduk dikelas baru XI IPA2 terasa aura yang tida begitu menarik, suasana dikelas begitu kaku, jarang sekali canda dan gurau seperti dulu waktu dikelas X, tapi itulah proses. Sekian hari kami menjalani proses adaptasi mulai dari salah paham, bercanda, bertengkar dan banyak lagi cara yang bisa dibilang aneh2 lah Sampai akhirnya kita bias akrab satu sama lain, semakin lama kami kenal dan faham karakter masing2 individu akhirnya kita bisa merasaan indahnya sebuah kekeluargaan,

Apalagi dengan wali kelas kami yang sangat baik, tegas, pengertian, pehartian dengan kami. Yang semakin membuat suasana kelas tiap harinya semakin cair dengan tawa canda. “Ibu Indana” itulah nama walikelas yang kami sayangi “kami lasar ipa2 mengucapkan banyak terima kasih atas semua ilmu yang engkau guru kami tercinta”.

Banyak sekali pelajaran berharga yang beliau (ibu Indana) berikan pada kami yang tidak akan bisa kami lupakan hingga akhir hayat kami, entah balasan apa yang bisa kami berikan padanya mungkin kata “terima kasih” saja tidak cukup munkin hanyah Allah SWT yang akan memberikan balasannya untu beliau.

Berhari-hari, berbulan-bulan telah kami lewati bersama. Tangis, canda & tawa, suka & duka telah kami (laskar ipa2) lewati bersama dikelas XI Ipa2 hingga tak terasa “Semester genap” waktu dimana detik2 terakhir kita dikelas XI ipa2 yang harus kita tutup dengan ulangan semester dimana hari itu adalah hari yang menentukan kita akan naik kelas/ tidak. Berbagai cara kami lakukan mulai belajar kelompok, lest privat, sampe ada yang “……” (udah gak usah dijabarin juga tau kan).

Dan hari pertama “semester genap” dimulai, tapi pengalaman kami dulu waktu duduk dikelas X pasti tiap kali menunggu bel tanda masuk berbunyi raut wajah temen2 kami dulu pasti pada lemes, lesu, cemas, khawatir, pokoknya nano-nano & salting tunggu jam ujian dimulai.

Tapi beda banget dengan kami “Laskar Ipa2” kami tampak santai, happy, bercanda, bergurau, Ilok-ilok’an(salah satu budaya kami cih he..3x) and dengerin musik rame2 pokoknya kayak anak gak punya dosa gitu deh, and tahu gak apa yang kami ucapkan sama temen2 sebelum masu ujian.

Laskar ipa2 said : “Wow pokoknya aku padamu yo…”.
Jawabnya : okey n Lanjutkan….

Nah lho tahu gak maksudnya ya pokoknya gitu deh Cuma Laskar ipa2 doang yang tahu masudnya. Jadi kesimpulannya Semester tu bukan untuk ditakuti tapi untuk dinikmati. And hasil akhirnya memuaskan lho…, kami Laskar ipa2 bisa berbangga hati karena kami bisa naik kelas 100%, tapi walaupun kita sangat senang tapi kami gak lupa sama motivator kita ‘Ibu Indana tercinta” Terima kasih banyak bu…

Walaupun kami sangat senang, masih ada aja hal yang ganjel dihati kita tahu gak, nih dia masalahnya pas diwaktu kenaikan kelas kita kan gak tahu bakalan 1 kelas lagi or gak, coz sulit banget bisa ma keluarga yang udah dibentuk 1years lamanya. Jadi temen2 pada sedih gitu deh.

“Kelas Baru, Guru Baru tapi siswanya yang dulu”

Dan akhirnya waktu pengumuman dating temen2 nunggu keputusan dengan cemas dan akhirnya “surprice” kami keluarga besar laskar ipa2 bisa kumpul lagi satu kelas, kejutan besar yang kami rasakan apalagi saat pembagian kelas kami mendapatkan lokasi yang sangat setrategis buat ngelancarin misi kita “nyantai and Happy fun gitu lho”.

Dikelas baru dengan suasana baru siswanya baru gurunya juga baru lah, waduh lupah udah panjang dan lebar banget kami cerita tapi kalian gak tahu masing2 dari kami, key deh kita kenalan dulu deh…
Ahmad faisoleh, Ahmad irvan, Anis tri novitasari, Ardi suryanto, Atik aprilia, Ayu puji lestari, Ayu widya Arizona, Bayu asih tidariyanti, Citra warda sarosa, Devi ivan rusdiyanto, Dewi lestari, Diomi arum maharani, Dofi caesaria hadiningtyas, Dwi aprilia rahmawati, Dwi indah sylviana, Efan fadilah, Eka pawesti S, Evita wardarini, Hafid ansori, Ima ikasari agustin, Ita vita sari, Kurniatul hidayah, Lilik pujiati, Luluk jamila, Muh.firman abadi, Muh.lukmanul hakim hafi, Novi ayu permata sari, Novi yuliana, Nur ali, Nur hidayati, Nurvita septianiu ariyantama, Pendik dwi cahyono, Ria rowdotul jannah, Riska dwi nur afifah, Robby ghozali, Romadhon yunus prayogi, Roudotul jannah, Rudi kurniawan, Septian hartanti, Septiana rahayu, Siti rohema, Syaiful barri, Tietien noviya sugiarto, Vaya mahdiyantul izza, Vita miftahul jannah, Wiwik ariyanti, Yuli eka puspita sari, Yunia dwi pramesti, Renita famil, Ditta.

Nah itu dia tadi para “Laskar ipa2” and satu lagi yang mau kita kenalin ma kalian ibunda kami “Ibunda Haziza” yang akan berbagi ilmu selama kami duduk dikelas XII IPA2.

  1. 16 November 2014 pukul 1:40 PM

    Some expert in raw food movement say that due to heat,
    a centrifuge juicer can destroy all enzymes or a part of them.

    The majority of the vegetable recipes include carrots as one of the staple ingredients.
    You might think that taking the time to juice your own fruit is time consuming and wasteful.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan komentar anda pada artikel yang anda baca ini. Dengan berkomentar, maka anda telah membantu blog ini supaya lebih maju kedepannya. Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: