Beranda > Puisi > Cinta Sejati

Cinta Sejati


sekalipun cinta telah ku uraikan, dan ku jelaskan panjang lebar, namun jika cinta kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri, meskipun lidahku telah mampu menguraikannya, namun tanpa lidah cinta ternyata lebih gersang.
Sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya, kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai pada cinta.
Dalam menguraikan cinta, akal berbaring tak berdaya, bagaikan keledai berbaring dalam lumbuk. Cinta sejati adalah menyembuhkan bukan menyakiti.

Dikirim oleh : Putri Aini Oktavian (mahasiswi UMM)

Kategori:Puisi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan komentar anda pada artikel yang anda baca ini. Dengan berkomentar, maka anda telah membantu blog ini supaya lebih maju kedepannya. Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: